Wednesday, October 12, 2016

Naoki

Beberapa hari yang lalu saya tidak sengaja pencet chanel RTV dan melihat film lawas "love in tokyo".
Film lawas jaman saya SMU!

Kalau tidak salah dulu itu keluar di tv berjudul "itazurana kiss". Awalnya saya ragu benar atau tidak ini film jadul jaman masih abegeh dulu, kok judulnya beda? Akhirnya penasaran nongkrong deh di depan tv. Ternyata memang betul! Yang saya ingat itu nama pemeran utama cowok nya, Naoki.

Tapi saya jadi bengong melompong, perasaan dulu itu si Naoki ini cakep cool bikin gemes-gemes gitu lihatnya. Lha kok sekarang dilihat-lihat wajahnya aneh gitu ya? Buahahah, rupanya dulu mata saya 'siwer'!

Thursday, August 4, 2016

Apa Kabar Facebook?

Lama saya nggak tengok jejering sosial Facebook. Iseng tengok, masih gitu-gitu aja isinya timeline. Banyak yang bikin gerah saya tiap tengok sosmed satu ini. Biasanya tanpa sengaja baca status-status nggak jelas kenalan saya, atau Share pamer foto2 satu album komplit (entah itu foto aqeqah anak, ultah anak, pokoknya hal-hal yang berbau riya -menurut saya).

Kenapa juga aqeqah pakai dishare ? Bukannya itu semacam riya ya jadinya. Alangkah baiknya acara demikian dinikmati pribadi saja, toh kalian bukan selebriti yang bakal tenar dengan menshare kegiatan aqeqah tersebut. Kesannya malah riya, sayang atuh ibadahnya.

Wednesday, January 20, 2016

Thursday, November 5, 2015

JJS (Jalan Jalan Siang)

Kemarin saya keluar rumah bayar tagihan PDAM di dekat rumah. Sebenarnya, jika menggunakan kendaraan dekat sekali, berhubung saya jalan kaki dengan menggendong anak jadi terasa jauh.

Baru saya melangkahkan kaki keluar pagar, tiba-tiba dari arah belakang ada sebuah mobil melaju pelan. Pikir saya, saya menghalangi laju mobil, karena dari arah berlawanan ada mobil parkir.

Saya berjalan menepi, mobil tersebut malah berhenti dengan kaca jendela sebelah kiri di buka tampak seorang ibu-ibu yang menyetir. Si pengendara menyapa saya. Saya sempat berfikir sejenak, apa saya mengenal si pengendara? 

Tuesday, November 3, 2015

Pelan tapi Dalem, "mak jlebb" Kata Orang

Weekend kemarin kami sekeluarga berkunjung ke rumah kenalan. Rumah kenalan kami ini tidak jauh dari tempat tinggal kami, namun berada di daerah cluster dan elit. 

Setibanya kami di rumah kenalan, saya celingukan, ternyata ia tinggal di perumahan baru yang kiri kanan tetangganya belum ada penghuni. 

"Lho? Belum punya tetangga toh dik?", tanya saya begitu si empunya rumah membuka pintu.

"Belum mbak, cuma ada satu, tetangga belakang rumah"

Perumahan tempat tinggal kenalan kami ini, saya suka. Halaman belakang antara rumah satu dan lainnya yang bersinggungan tidak dibatasi tembok melainkan ada jarak yang berfungsi sebagai jogging track. Halaman depan tanpa pagar namun halaman belakang yang berbatasan dengan jogging track diberi pagar. Menarik menurut saya.


Thursday, October 29, 2015

Galaksi Kinanthi ...mengenang awal jumpa kita...


Begini cara kerja sesuatu yang engkau sebut cinta. Engkau bertemu seseorang lalu perlahan-lahan merasa nyaman berada di sekitarnya. Jika dia dekat, engkau akan merasa utuh dan terbelah ketika dia menjauh. Keindahan adalah ketika engkau merasa ia memerhatikanmu tanpa engkau tahu. Sewaktu kemenyerahan itu meringkusmu, mendengar namanya disebutpun menggigilkan akalmu. Engkau mulai tersenyum dan menangis tanpa mau disebut gila.
Berhati-hatilah....
Kelak, hidup adalah ketika engkau menjalani hari-hari dengan optimisme. Melakukan hal-hal hebat. Menikmati kebersamaan dengan orang-orang baru. Tergelak dan gembira, membuat semua orang berpikir hidupmu telah sempurna.
Sementara, pada jeda yang engkau buat bisu, sewaktu langit meriah oleh benda-benda yang berpijar, ketika sebuah lagu menyeretmu ke masa lalu, wajahnya memenuhi setiap sudutmu. Bahkan, langit membentuk auranya. Udara bergerak mendesaukan suaranya. Bulan melengkungkan senyumnya. Bersiaplah... engkau akan mulai merengek kepada Tuhan. Meminta sesuatu yang mungkin itu telah haram bagimu.

~Galaksi Kinanti, Tasaro GK